PMII RAYON DAKWAH

SEMARANG, Pmiidakwah - Perjalananya menjadi seorang mahasiswa yang berproses di PMII hingga dinobatkan menjadi wisudawan terbaik den...

Kader PMII ini Juga Berprestasi



SEMARANG, Pmiidakwah - Perjalananya menjadi seorang mahasiswa yang berproses di PMII hingga dinobatkan menjadi wisudawan terbaik dengan IP 3,93 tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Kader PMII dengan nama lengkap Alfan Khoirul Huda ini menuturkan bahwa untuk meraih semua itu membutuhkan proses yang  penuh perjuangan. “Doa orang tua juga sangat penting karena saya tidak akan mungkin menjadi wisudawan terbaik tanpa doa orang tua” ungkapnya.

Mendapat prestasi gemilang dalam bidang akademisi pun diraihnya dengan sering membaca buku, “Membaca buku untuk memperkuat intelektual kita” tutur kader PMII yang menggemari futsal ini. Selain itu, organisasi merupakan hal penting untuk menunjang pencapaian prestasi akademik yang membenggakan. “Berorganisasi di PMII sangat banyak yang saya dapatkan, mulai terbentuknya logika saya, pola pikir pun terstruktur karena sering ditempa dengan diskusi untuk membuat pola pikir kita menjadi hidup” tambahnya.

Disamping aktif di organisasi ekstra, Alfan (begitu nama panggilanya), pun aktif di sejumlah organisasi intra kampus, yakni pernah menjabat sebagai ketua Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan Dan Penyuluhan Islam, dan Dewan Eksekitif Mahasiswa (DEMA) UIN Walisongo Semarang. “Buat Jadwal yang baik antara organisasi dan perkuliahan” ungkapnya saat ditanya Crew Lembaga Pers Kejora mengenai tips sukses akademisi dan organisasi.

Wisudawan terbaik yang bercita-cita ingin melanjutkan ke jenjang S2 ini, juga berpesan untuk kader PMII agar berproses di PMII dengan Kaffah jangan setengah-setengah. “Selain menjadi aktifis kita juga harus memperhatikan perkuliahan, jangan sampai kader PMII organisasi jalan namun akademis tidak jalan, itu sangat fatal” ungkapnya.  

Seorang anak yang mampu membuat orang tuanya bangga dan terharu atas pencapaian prestasinya ini menuturkan pula agar kader PMII tidak hanya memikirkan politik saja. “Kader PMII juga harus memikirkan agamanya, agama Islam Ahlussunah Walja’maah  Nahdlatul  Ulama” pungkasnya.

(Phinta Febrianti)

3 komentar:

  1. Mantep mas alfan semoga bermnfaat bagi diri sendiri,kluarga dan desa munding tercinta

    BalasHapus
  2. Mantep mas alfan semoga bermnfaat bagi diri sendiri,kluarga dan desa munding tercinta

    BalasHapus
  3. Joss mas 'kita kagum dengan jenengan semoga kita kita bisa tiru jenengan nggeh.. Aminn #Salampergerakan

    BalasHapus