PMII RAYON DAKWAH

Foto bersama wisudawan-wisudawati dengan pembina PMII RAYON DAKWAH SEMARANG, pmiirada - Semarang (27/07) Tujuh senior (Pergerakan Maha...

Kebahagiaan Menghiasi Wajah PMII RAYON DAKWAH.

Foto bersama wisudawan-wisudawati dengan pembina PMII RAYON DAKWAH

SEMARANG, pmiirada - Semarang (27/07) Tujuh senior (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ) PMII Rayon Dakwah telah resmi diwisuda yang bertempat di audit dua kampus tiga UIN WALISONGO kamis (27/07). Tuju senior tersebut adalah Ninik Andriani, Sofia Wahida, Alfan Khoirul Huda, Muhammad Syaiful Chijab,  Rikyat Mubarok Hasan,  Muhammad Mudlofir, Noor Lailatul Khasanah, Sukmawati Maghfurina, Suci Aimmatus Sholihah, Syafa’ah, dan Alfan Khoirul Huda telah membuktikan bahwa aktifis juga bertanggung jawab di bidang akademik dengan mencapai ipk 3,93. Tentunya ini cukup membuat kader PMII menjadi berbunga-bunga.

Bentuk Apresiasi kader-kader serta anggota terhadap wisudawan dengan mengadakan tasyakuran wisuda yang bertempat di Aula laboratorium dakwah dan komunikasi, Fakultas dakwah dan komunikasi , kampus tiga UIN Walisongo.

Meskipun ini musim liburan semester genap, kader-kader dan anggota cukup antusias dalam penyelenggarakan acara ini mulai dari penjemputan wisudawan, pembukaan, inti dan penutup yang ditutup dengan pemotongan tumpeng dan kenang-kenangan dari PMII untuk wisudawan dan wisudawati.

Sehingga acara tasyakuran wisuda dapat berlangsung dengan sederhana dan cukup memuaskan meskipun ada beberapa kendala. Acara ini banyak dihadiri keluarga wisudawan,  dan sebagian kader-kader dan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia mampu memenuhi ruangan.

Pemikiran keliru merajalela, beberapa mahasiswa bahwasannya aktifis kampus hanya peduli dengan organisasinya tidak menghiraukan prestasi akademik. Namun sahabat Alfan Khoirul Huda mantan ketua senat Fakultas Dakwah dan Komunikasi telah membuktikan bahwa aktifis juga peduli akademik, dalam sambutan ketua Rayon, Fauzi Mustofa menuturkan “...sahabat Alfan yang meraih ipk tertinggi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan jumlah ipk 3,93 seorang aktifis kampus harus memperdulikan prestai akademik bukan aktif dengan organisasi yang di gelutinya ”. hal ini merupakan conto baik yang patut ditiru oleh kader-kader dan anggota PMII selanjutnya.

Sambutan ketua Rayon juga di sambung oleh Bapak Drs. Muhammad Mudhofi M.Ag yang mengatakan bahwa “...Mas Alfan Al-Faruq S.sos, mantan ketua senat membuktikan menjadi wisudawan terbaik dengan prestasi tertinggi di FDK (Fakultas Dakwah dan Komunikasi) dengan ipk tertinggi yakni 3,93. Prestasi sangat Anda perlukan di dunia kerja dan juga skill oleh karena itu jadilah mahasiswa prestasi akademik dan non Akademik”.

Pemikiran selama ini bahwa mahasiswa hanya bisa satu di bidang untuk meraih prestasi yakni akademik atau sebaliknya di non akademik yang telah menjadi viral ini harus di stop. Pemikiran yang sebenarnya yakni mahasiswa harus bisa aktif di bidang akademik dan non akademik.

Petuah-petuah yang disampaikan oleh bapak Mudhofi  salah satunnya “مَا ذَا فَرَغْثُ فَانْصَبْ فَأِنَّ فَرْغَبْ” jika telah selesai urusanmu maka harus lakukan urusan yang lain dan Allahlah yang menentukan” tuturnya  jika urusan akademik selesai lanjutkan diurusan non akademik. 

Admin 2016

0 komentar: