PMII RAYON DAKWAH

  Sekolah Advokasi di Desa Karangsari, Ngaliyan, Semarang Minggu, 11 April 2021 Semarang, Kejora -Lembaga Advokasi Rayon (LAR) Rayon Dakwah ...

Sekolah Advokasi Meningkatkan Kepekaan Kader Terhadap Isu Sosial

 


Sekolah Advokasi di Desa Karangsari, Ngaliyan, Semarang
Minggu, 11 April 2021

Semarang, Kejora-Lembaga Advokasi Rayon (LAR) Rayon Dakwah Komisariat Walisongo Semarang adakan Sekolah Advokasi yang mengusung tema,”Tebentuknya Pribadi Kader PMII yang Kritis, Responsif serta Peduli terhadap Isu Sosial sebagai Wujud Implementasi Nilai dasar Pergerakan” dengan tujuan membentuk kegiatan kader-kader PMII rayon dakwah yang kritis serta peka terhadap fenomena sosial yang ada. 

Kegiatan ini di mulai pukul. 10.00 WIB  di Desa Karangsari yang di hadiri oleh 23 peserta.  Agenda Sekolah Advokasi ini mengangkat berbagai topik yang di dikemas dalam materi kegiatan dari Ruang Lingkup Advokasi, Advokasi Anak, Advokasi Bantuan Hukum, dan Manajemen Advokasi. Hal ini sebagai bentuk pergerakan  untuk mewujudkan nilai dasar pergerakan PMII dasar itu sendiri khususnya supaya mampu berkontribusi mengajar anak-anak dalam kegiatan Marginal School di Desa karangsari, Ngaliyan, Semarang. Sabtu,(10/4/21)

Sahabat Ahsan selaku ketua panitia mengatakan bahwa sebelum Sekolah Advokasi dilaksanakan  para peserta sudah dibekali pengantar advokasi pada saat kegiatan pra sekolah advokasi agar para peserta mengenal apa itu advokasi.

“Kendala-kendala dalam Sekolah Advokasi yaitu keterbatasannya peserta yang mengikuti acara tersebut.  Peserta sekitar 23 orang padahal yang mendaftar sekitar 30 orang. Hal ini karena pandemi yang belum juga usai sehingga beberapa dari mereka tidak diizinkan oleh orangtuanya untuk hadir secara langsung" imbuhnya setelah di wawancarai saat kegiatan berlangsung.

Bapak Luluk selaku tokoh masyarakat mengungkapkan bahwa dengan adanya Sekolah Advokasi masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai berbagai pengetahuan tentang kemasyarakatan dan penguatan berjuang bersama serta tingkatan pendidikan anak.


Rep. M. Supriyadi

Red. Ratna

0 komentar: