PMII RAYON DAKWAH

Katabijakpedia Merindukan Kamu yang Dahulu Oleh : Nissa Lestari Mata ini terpejam Bibir ini tersenyum lebar Angin dengan lembut membelai tub...

Merindukan Kamu yang Dahulu


Katabijakpedia

Merindukan Kamu yang Dahulu

Oleh : Nissa Lestari


Mata ini terpejam

Bibir ini tersenyum lebar

Angin dengan lembut membelai tubuh tua ini

Pohon kelapa seolah menari menyambut mentari

Bising ombak terdengar riuh bagaikan musik klasik

Suara anak kecil tertawa berlarian mengejar debur ombak

Tercium bau khas ikan bakar begitu lezat mengelitiki seisi perut

Inilah Indonesia…

Negeri dengan sejuta keindahan alamnya

Bangsa dengan milyaran keanekaragaman budaya

Negeri yang terkenal dengan keramah-tamahan rakyatnya

Inilah Bangsa Indonesia yang tiada tandinganya

Gemah Ripah Loh Jinawi

Namun itu Indonesia ku yang dahulu

Dahulu yang begitu menakjubkan terkenang dalam ingatan

Dahulu yang selalu ku rindukan

Kedua pelopak mata ini terasa berat terbuka

Air mata yang sudah lama terbendung turun membasahi bibir

Senyum lebar hilang ditelan kenyataan

Perlahan kedua mata ini terbuka

Pikiran ini tersadar

Hati ini patah telah lama mati

Rasa ini kecewa, emosi, penuh dengan amarah 

Dimana kamu yang dahulu…?

Hutan mu yang lebat tinggi sampai pelosok negeri

Mengapa sekarang kau gersang dan tandus…?

Siapa…? Siapa yang tak punya hati dan perasaan…?

Tangan nakal siapa yang kejam meghabisimu hingga tak tersisa…?

Dimana kamu yang dahulu…?

Dahulu yang indah, tentram, damai

Kamu yang sekarang penuh dengan sandiwara

Penuh dengan bencana, derita, malapetaka

Lihatlah kesana wahai pemuda !

Gedung-gedung indah menjulang tinggi

Para tokoh memakai jas berpaikan rapi

Duduk di singgasana negeri ini

Kata mereka, “ Aku akan mengabdi pada negeri ini mensejahterkan rakyatku”

Hahhh\ tong kosong berbunyi nyaring

Mereka mensejahterkan diri sendiri

Mengerogoti kekayaan negeri

Bahkan rela memakan hak rakyat jelata

Mungkin mata mereka buta 

Hingga tak melihat penderitaan rakyatnya yang hidup di pinggiran sungai kumuh

Mungkin telingga mereka tertutup kapas

Hingga tak mendengar tangis rakyatnya yang kelaparan

Atau mungkin hati mereka sudah mati

Tak punya perasaan apalagi belas kasihan

Mereka itulah manusia tak berperikemanusiaan

Wahai pemuda Indonesia…

Bukalah hati dan pikiran mu

Negeri mu sedang dalam kehancuran

Jangan hanya diam membisu melihat negeri mu hancur perlahan

Sampaikan lah aspirasi mu wahai anak muda !

Kobarkan semangat perjuangan lakuakn pergerakan 

Kembalikan indonesia ku yang dulu

Indonesia penuh kedamaian nan kasih sayang

Indonesia yang indah nan terpatri di hati

Gemah Ripah Loh Jinawi

0 komentar: