MASIGNASUKAv102
6510051498749449419

Jangan Sampai Terlewat, Berikut Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Jangan Sampai Terlewat, Berikut Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Add Comments
Jumat, 22 Mei 2026

(Sumber : Canva.com)


Bulan Zulhijjah memiliki banyak rangkaian ibadah sunnah yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Terdapat dua ibadah yang menempati posisi Istimewa menjelang Hari Raya Idul Adha, yaitu puasa Tarwiyah dan Arafah. Bagi umat Islam yang sedang tidak berhaji, dua puasa ini menjadi peluang dan kesempatan mulia untuk mendapatkan pahala, ampunan serta meningkatkan takwa kepada Allah SWT.

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah jatuh pada tanggal 8 Zulhijjah bertepatan dengan Senin, 25 Mei 2026. Sebagai bagian dari 10 hari pertama Zulhijjah, Allah SWT memberikan keistimewaan sebagai berikut, sesuai sabda Rasulullah SAW :

"Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (yaitu sepuluh hari pertama Zulhijjah)," (HR. Bukhari)

Puasa Tarwiyah merupakan pembuka bagi puasa hari selanjutnya, keutamaan Puasa Tarwiyah diantaranya, mampu menghidupkan sunnah di Bulan Zulhijjah; melatih ketakwaan dan keikhlasan; serta menjadi bekal persiapan jiwa menjelang Puasa Arafah dan Hari Raya Idul Adha.

Keutamaan Puasa Arafah

Puasa Arafah jatuh pada tanggal 9 Zulhijjah bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026. Jika Tarwiyah sebagai puasa pembuka, maka Arafah menjadi penutupnya. Berikut keutamaan Puasa Arafah yaitu:

1. Menghapus dosa selama dua tahun;

Rasulullah SAW bersabda :

"Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya," (HR. Muslim).

2. Hari yang mustajab untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah

Arafah memiliki keistimewaan tersendiri dikarenakan, puasa Arafah dilaksanakan bersamaan dengan orang-orang yang sedang berhaji wukuf di Arafah sehingga Allah memberikan kemuliaan lebih dari hari lainnya. Allah membanggakan kepada hamba-Nya yang wukuf di Arafah kepada malaikat, puasa Arafah merupakan alternatif bagi orang yang tidak berhaji ikut serta menikmati kemuliaan hari tersebut.

Berikut, lafal niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

1. Niat Puasa Tarwiyah

 نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَ

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’âlâ.”

2. Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”

Maka dari itu, jangan sampai kita melewatkan dua hari istimewa Tarwiyah dan Arafah yang hadir setahun sekali tanpa diisi dengan amalan-amalan yang baik. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat, hidayah serta nikmatnya sehingga kita dapat melaksanakan Ibadah secara maksimal dan penuh rasa khusyuk.

Penulis : Neha Latifatunnikmah