PMII RAYON DAKWAH

Sc : Tirto.id Dalam ajaran Islam puasa merupakan salah satu bagian ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Islam untuk mendapatkan cinta atau...

Pentingnya Puasa Sunnah

Sc : Tirto.id

Dalam ajaran Islam puasa merupakan salah satu bagian ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Islam untuk mendapatkan cinta atau kasih sayang Allah SWT.  Dalam melaksanakan puasa sunnah seseorang mendapatkan beberapa keuntungan yaitu keuntungan untuk menjadi orang-orang yang disayangi Allah serta mendapatkan pundi-pundi pahala, dan juga dengan puasa sunnah seseorang bisa sehat dan kuat.

Seperti yang di jelaskan dalam hadis qudsi

"Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri pada-Ku dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya. Jika Aku telah mencintainya, maka Aku akan memberi petunjuk pada pendengaran yang ia gunakan untuk mendengar, memberi petunjuk pada penglihatan yang ia gunakan untuk melihat, memberi petunjuk pada tangan yang ia gunakan untuk memegang, memberi petunjuk pada kaki yang ia gunakan untuk berjalan. Jika ia memohon sesuatu kepada-Ku, pasti Aku mengabulkannya dan jika ia memohon perlindungan, pasti Aku akan melindunginya." (HR Bukhari). 

Salah satu puasa sunnah yang dikenal dalam ajaran islam yaitu puasa Senin Kamis. Dalam menjalankan puasa sunnah seperti puasa Senin Kamis  harus memasang niat untuk mendapatkan kasih sayang Allah dan puasa sunnah yang dilakukannya juga atas dasar cinta kepada Allah. Orang yang melaksanakan atau menjalankan puasanya sunnah atas dasar kehendak diri mereka sendiri jika ingin berpuasa maka tidak boleh dibatalkan walaupun tanpa halangan.

Puasa sunnah terasa lebih berat daripada puasa wajib. Sebab dalam pelaksanaan puasa sunnah, kita sering kali merasa "terpaksa". Apalagi puasa sunnah yang kategorinya sebagai puasa "ikut", seperti puasa Tarwiyah dan Arafah. Disebut sebagai puasa "ikut", karena kita berpuasa Tarwiyah dan Arafah, berdasarkan pelaksanaan haji bagi orang Islam yang sedang berhaji. Ada juga puasa sunnah yang terasa seperti puasa wajib, sehingga pengamal merasa sebagai puasa wajib, merasa "terpaksa" harus menjalankannya. Puasa sunnah semacam ini, biasanya dilatarbelakangi keinginan tertertu, misalnya sebagai persyaratan ritual keilmuan tertentu.

Namun apapun bentuk puasa, wajib ataupun sunnah, seperti puasa tarwiyah dan arafah, semuanya akan dapat dijalankan. Puasa wajib ataupun sunnah dapat dilaksanakan oleh siapa saja atau semua orang. 

Ada dua syarat utama yang harus dipenuhi agar kita bisa dan mampu berpuasa. Yaitu: Pertama, adanya kemauan dan niat. Kedua, bersahur diawal waktu.

Puasa termasuk amalan yang mempunyai keistimewaan tersendiri. Begitupun kedudukannya sebagai amalan yang mustajab, yang merupakan amalan yang sangat disenangi oleh para wali Allah setelah amalan-amalan wajib sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.

Oleh : Sahabat M. Alfin Huda

0 komentar: