PMII RAYON DAKWAH

       Lembaga Akasia PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Diksar (Pendidikan Dasar) ke IX season 2 yan...

Diksar Lembaga Akasia PMII Rayon Dakwah

 


    Lembaga Akasia PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan Diksar (Pendidikan Dasar) ke IX season 2 yang diikuti 14 peserta pada tanggal 24 hingga 26 September 2021 di Gunung Ungaran.

   Jum’at (24/09), pada hari pertama, peserta melakukan perjalanan dari tempat transit sampai ke kebun teh Medini. Setelah sampai, para peserta langsung membuat bivak untuk tempat peristirahatan. Kemudian peserta melanjutkan perjalanannya dari kebun teh Medini sampai ke basecamp Promasan di hari kedua, dimana disela-sela perjalanan terdapat pos-pos. Pos-pos tersebut yaitu, pos pertama tentang manajemen perjalanan, pos kedua survival, dan pos terakhir yaitu keakasiaan dan NDP. Setelah beristirahat selama 2 jam, peserta kembali melakukan perjalanan dari basecamp sampai ke puncak. Di hari terakhir peserta melakukan perjalanan pulang dari basecamp menuju ke tempat transit awal.

    Sahabat Muhammad Bismar, selaku mandataris ketua akasia periode 2021/2022 mengaku sangat salut dan bangga kepada para peserta Diksar, karena di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat mereka masih sanggup mengindahkan serta melanjutkan perjalanan.

    ”Mereka datang sebagai peserta dan pulang sebagai keluarga. Saya disana menjadi saksi dari para peserta, dimana semua ada disana. Baik itu semangatnya, kekompakannya, bahagianya, senang, sedih, tangis, canda tawa, dll,” imbuhnya.

    Sahabat Muhammad Bismar, memberikan pesan kepada peserta Diksar yaitu ; “Selamat dan semangat kepada para barudak baru. Semoga keluarga yang sudah dibangun disaat acara kemarin tidak berhenti sampai disitu, semoga juga kekeluargaan yang peserta bangun dan peserta rasakan bisa tetap terus berjalan layaknya keluarga hingga waktu yang tak terhingga”.

 

Reporter : Kiya

Editor : Qodir


0 komentar:

  Lembaga teater Soko Bumi (TSB) PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang, mengadakan pergantian kepala suku yang dilangsungkan p...

Pergantian Kepala Suku Lembaga Teater Soko Bumi (TSB)

  Lembaga teater Soko Bumi (TSB) PMII Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang, mengadakan pergantian kepala suku yang dilangsungkan pada Jum’at (24/9/2021) pukul 19:30 WIB. Bertempat di aula Gedung Pramuka Kec. Ngaliyan dengan mengusung tema "Antih sekawan bala cipta jareng tengkes madya hawar

    Acara pergantian kepala suku tidak hanya dihadiri pengurus Lembaga Teater Soko Bumi tetapi juga dihadiri sedulur TSB sampai angkatan 2010. Dalam acara pergantian kepala suku ini juga disajikan penampilan musik dan puisi, acara ini berlangsung hingga pukul 01:00 WIB.

    Imanniatul Afitikha selaku ketua panitia, menuturkan bahwa tujuan diadakannya pergantian kepala suku untuk melanjutkan estafet kepengurusan sehingga terjadi regenerasi, selain itu acara ini juga sudah menjadi acara rutinan yang di selenggarakanLembaga Teater Soko Bumi setiap tahunnya.

   “Acaranya juga berlangsung dengan lancar dan juga meriah, selain agenda pergantian kepala suku juga ada acara penampilan musik dan puisi, walau dalam acara tadi ada sedikit kendala yaitu dengan adanya kemoloran waktu." Jelas Sahabati Iman, sapaan akrabnya.

  Agung Setiawan selaku demisioner Kepala Suku 2020/2021 mengapresiasi kepada pengurus Lembaga Teater Soko Bumi yang sudah mengadakan acara pergantian kepala suku dengan lancar, harapannya kepada pengurus Teater Soko Bumi kedepannya dapat mengevaluasi dari kepengurusan sebelumnya dan dibenahi, tidak hanya karya atau produksi tapi juga rasa antar sedulur bisa direkatkan.


Redaktur : Moch. Supriadi

Editor : Abdul Qodir

0 komentar:

     Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang, menggelar meet up bersama mahasisw...

Meet Up Perdana Bersama Mahasiswa Baru FDK 2021


    Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Dakwah Komisariat UIN Walisongo Semarang, menggelar meet up bersama mahasiswa baru 2021 Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dilangsungkan pada Minggu (19/9/2021) pukul 13:00 WIB yang bertempat di Cafe Nirwana. Acara meet up berlangsung dengan lancar dan diikuti 110 peserta.

    Meet up kali ini tidak hanya diikuti mahasiswa baru Fakultas Dakwah dan Komunikasi tetapi juga ada mahasiswa semester 3 sampai 7, dalam agenda meet up juga terdapat forum jurusan dimana mahasiswa baru saling sharing dengan mahasiswa semester di atasnya, acara ini berlangsung hingga pukul 17:00 WIB.

    Emir Syahrizal, selaku Mandataris Ketua PMII Rayon Dawah Komisariat UIN Walisongo menjelaskan tujuan meet up ini adalah untuk memperkenalkan kepada mahasiswa baru mengenai organisasi PMII. Ketika kita berproses namun tidak mengenal rumahnya, maka proses kedepannya akan terhambat.

    Oleh karenanya, diperkenalkanlah kepada mahasiswa baru kegiatan-kegiatan PMII Rayon Dakwah sebelum kita masuk lebih dalam untuk berproses di PMII. Jelas Sahabat Emir, sapaan akrabnya.

    Silahkan berproses semaksimal mungkin, sekali masuk PMII pantang untuk meninggalkan PMII, dan kedepan jika berproses, berproses lah sepenuh hati karena jika kita berproses dengan rasa nyaman kedepan juga akan bisa lebih maksimal.

    Sementara itu Muhammad Robit, Mahasiswa baru dari jurusan PMI mengatakan kesan yang dirasakan senang, bisa bertemu secara langsung dengan teman-teman, biar tdak bosan kuliah sudah online tidak bisa bertemu secara langsung. Harapanya meet up seperti ini bisa sering diadakan pengurus PMII Rayon Dakwah untuk membangun silaturahmi dan relasi, bisa memperkenalkan dengan mahasiswa jurusan lain sehingga bisa lebih kompak kedepanya.


Redaktur : Moch. Supriadi

Editor : Abdul Qodir

0 komentar:

 Majalah PMII Rayon Dakwah Periode 2020/2021 KEJORA Mata Rantai Yang Tak Pernah Putus      Reorganisasi yang terjadi disetiap tahunnya bukan...

Majalah PMII Rayon Dakwah: Mata Rantai Yang Tak Pernah Putus






 Majalah PMII Rayon Dakwah Periode 2020/2021

KEJORA

Mata Rantai Yang Tak Pernah Putus


    Reorganisasi yang terjadi disetiap tahunnya bukanlah menjadi suatu alasan untuk melepaskan tanggung jawab secara penuh. Estafet tongkat kepemimpinan serta pelimpahan amanah juga merupakan hal yang wajar bagi organisasi. Namun yang patut kita pahami ialah melanjutkan warisan-warisan pendahulu dengan meruwatnya lewat tradisi.


Baca selengkapnya:

https://drive.google.com/file/d/1oKx3UQzg30JzxuIifjjnXfEkzsnLXQlh/view?usp=sharing 

1 komentar: